Old posts

Beyond X Alice In Wonderland: Alice Blooming Snow Cushion (Review)

Setelah tren nya mulai mereda, saya baru terkena demam cushion. Cari sana cari sini, akhirnya saya memutuskan untuk membeli cushion dari Beyond. Yay or nay? Ini review saya

Pada awalnya saya merasa kalau cushion itu sebagai sebuah kemewahan yang nggak perlu. Maklum harga cushion dan refillnya hampir selalu lebih mahal daripada bb-cream botolan. Tapi setelah membaca-baca kalau para Beauty blogger yang sudah pernah mencoba cushion hampir tidak ada yang berpindah lagi ke bb-cream/Foundation botolan saya jadi penasaran.

Apa sih cushion? Cushion adalah sebutan untuk case seperti kotak bedak, yang berisi busa yang mengandung cairan makeup dasar. Awalnya, cushion dibuat untuk sunscreen, lalu lanjut didominasi cc-cream, tapi sekarang tersedia pilihan bb-cream, foundation sampai blush-on. Cara memakainya juga mirip seperti bedak. Tekan-tekan puff yang tersedia di busa cushion, lalu aplikasikan dengan cara patting atau ditepuk-tepuk ke seluruh permukaan wajah sampai merata.

image

Brand:

Beyond adalah salah satu brand skincare dibawah bendera LG cosmetics bersama dengan The Face Shop. Mengusung konsep ramah lingkungan: bahan alami, against animal testing, kemasan daur ulang, bisa dibilang Beyond seperti The Body Shopnya Korea Selatan.

Kenapa saya pilih Beyond? Karena pengalaman pertama saya dengan Beyond sangat baik. Dua tahun lalu, pada saat liburan ke Korsel, saya ingin membelikan oleh-oleh skincare untuk teman-teman di Indonesia. Tapi supaya unik saya cari brand yang di Indonesia belum ada. Kebetulan, ada toko Beyond yang baru dibuka, dan sheet mask didiskon sampai hanya 500KRW (Rp.5000) saja satunya. Karena pada akhirnya tidak semua masker oleh-oleh itu terbagikan, saya pakai sendiri. Yang saya rasa sampai saat ini adalah salah satu sheet mask terbaik yang pernah saya pakai. Sampai 3 hari setelah pemakaian saya masih merasakan efek melembabkan dari masker tesebut. Karena itulah saya memutuskan untuk membeli merk Beyond sebagai cushion pertama saya.

image

Pengemasan:

Cuma 1 kata untuk kemasan Beyond X Alice ini: cantik. Bahkan kardusnya pun cantik banget sampai sayang ngebuangnya. Tutupnya dicetak kombinasi antara Matte, glossy dan metalik, bergambar siluet Alice dengan quote “Curioser and curioser” yang sangat terkenal. Nggak malu-maluin buat dibawa kemana-mana.

Kualitas:

Beyond X Alice ini punya tampilan akhir yang jarang sekali bisa kita temukan di kosmetika Korea: matte. Walau bukan dead matte seperti makeup western, tapi semi-matte, yang menurut saya justru terlihat sangat natural karena masih ada kilauan di tulang pipi dan ujung hidung. Efek matte nya bertahan 2-3 jam, lalu semakin lama akan tampak semakin dewy.

Warnanya saya ambil yg No.02 Natural Beige karena rona kulit saya lebih ke kuning. Saya memiliki warna kulit yang tidak merata, dengan rona gelap dibawah mata dan kemerahan disekitar hidung yang biasanya selalu saya samarkan dengan correcting cream sebelum bb-cream. Tapi warna cushion Beyond x Alice ini menyamarkan keduanya dengan sangat baik.

image

Saya pribadi merasa oksidasi produk Beyond ini akan membuatnya semakin putih semakin lama dipakai. Anehnya semua orang disekitar saya bilang kalau tampilan akhirnya sangat alami, tidak seperti memakai makeup tebal.

Setelah cushion dihapus dan membersihkan wajah, wajah tetap terasa lembut dan lembab. Tidak terasa kering karena sabun cuci wajah.

Cons:

  • Oksidasinya cukup kentara.
  • Mattenya tidak bertahan lama, maksimal 2-3jam setelah itu mulai menjadi dewy.
image

Pro:

  • Kualitas kemasan sangat bagus.
  • Refill bisa menggunakan milik The Face Shop juga.
  • Coverage medium yang terlihat alami tapi mampu menyamarkan rona kebiruan dan kemarahan diwajah.
  • Mengandung bahan-bahan yang berfungsi merawat wajah seperti menjaga kelembaban kulit, SPF dan anti-aging.

Sampai saat ini saya merasa sangat puas dengan cushion Beyond X Alice ini dan belum ada pikiran untuk mengganti ke merk lain. Kalau kamu sendiri apa ada referensi cushion yang mungkin wajib juga saya coba karena kualitasnya lebih baik daripada Beyond ini? Share di comment ya 🙂


by Sissy adalah CEO & Co-founder www.petshopboxstudio.com yang saat ini menulis untuk 4 blog dan sedang berusaha untuk lebih aktif di social media. Saat ini sedang kecanduan pakai Spotify dan sedang sakit kepala karena resolusi tahun 2016 belum ada yang tercapai padahal sudah bulan Desember. Follow Twitter, Instagram dan blog lainnya yang berisi opini-opini pribadi.


Disclaimer: Artikel ini tidak disponsori oleh pihak manapun. Penulis tidak menerima permintaan, penawaran, bayaran atau service/jasa yang brand nya direview didalam artikel ini. Seluruh isi artikel ini adalah pendapat pribadi penulis.